Invest atau Trading?


Saya gemas betul. Sudah sebulan ini saya berusaha masuk pasar dengan penuh kehati-hatian. Dengan segala teori yg telah dihapalkan di luar kepala sebagai investor pemula. Ternyata pembelian saya selalu di harga paling atas.

Bayangkan, harga saham Bank BRI 6.650 padahal harga pasar saat ini tidak lebih dari 6.450. Antam,penghasil emas, beli 1.930 sekarang 1.450. Indofood beli harga 5.550 sekarang 5.500.

Tapi memang kondisi dunia saat ini lagi kacau. Krisis Eropa yang keberatan hutang terutama Yunani n Italia cukup mengoyak IHSG. Ditambah penolakan jerman utk menalangi krisis tsb. Investor bersikap menunggu.

Tak apalah. Saya sudah niat untuk belajar saham. Baik untuk investasi maupun trading. Sekedar pembelajaran saja, bahkan utk invest long term tidak bisa saham hanya didiamkan saja. Tetap harus trading bila tidak ingin invest kita melorot.

Contoh beli saham di harga 1.000. Sebulan kemudian menjadi 1.500, 2 bulan kemudian jadi 1.000 lagi. Agar invest bisa untung kita harus jual di harga 1.500. Bila didiamkan saja ya investasi selama 2 bulan tidak menghasilkan apa-apa.

Kesimpulannya investasi dan trading harus dilakukan secara simultan

About avieni

A Simple Lady with a simple attitude
This entry was posted in My Economic Thinking, My World. Bookmark the permalink.

One Response to Invest atau Trading?

  1. defison chan says:

    Mbak Avieni, kayaknya perlu ada bahasan dari mbak deh perihal Investasi yang lagi marak di negara kita. Kayak ECMC dan VGMC. Mungkin bisa jadi referensi, terutama buat saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s