Kesenjangan Kampus


Siang tadi saya di miscall dari administrasi pasca. Segera saya telpon balik, katanya revisi proposal sudah selesai dan bisa langsung ambil di ruang dosen di Tembalang. Walah, sudah terbayang malesnya. Magrib-magrib harus ke kampus yang jauhnya mencit dan tidak tahu letak gedungnya. Tapi ya sudah, demi kecepatan dan keefisienan waktu, sore itu juga saya meluncur kesana.

Seperti biasa, jalan menuju arah Semarang atas cukup padat. Ditambah dengan kegilaan suporter PSIS yang baru bubaran nonton bola. Tuh, anak-anak disekolahin dimana ya? Naik motor gak pakai helm, plus bawa bendera yang tiangnya mau disabetin ke mobil lewat. Nyebrang hati-hati langsung menghambur ke mobil pick-up mau numpang. Bikin was-was si empunya mobil.

Sampai di kampus Tembalang, saya clingak-clinguk cari arah ke fakultas ekonomi. Walaupun saya tercatat sebagai almamater, tapi waktu itu kesempatan kuliah di sini jarang sekali. Lebih banyak di ‘kampus bawah’.  Berdasar informasi satpam, ternyata fakultas ekonomi termasuk kategori gedung baru. Lurus saja, Bu. Ketemu lingkaran taman, belok kiri, terus belok kanan, ketemu gedung rektorat belok kiri dan mentok terus. Okelah kalau begitu.

Saat perjalanan, saya banyak melihat gedung baru maupun lama. Gedung yang baru seperti mesjid, gedung pertamina, gedung dekanat teknik, masih terlihat cling, bersih dengan cat yang baru. Gedung lama seperti fakultas teknik, mipa, kelautan, dan gedung pertemuan  telah kusam catnya. Bahkan patung sapi sebagai penanda fakultas peternakan tidak seperti sapi putihnya. Agak abu-abu seperti kerbau🙂

Akhirnya sampailah saya di gedung baru fakultas Ekonomi. Beberapa bangunan berwana oranye dengan disorot lampu taman yang temaram. Keren juga tata letak dan warnanya. Nampak pegawai dan penjaga makan bakso di halaman. Selang beberapa menit kemudian, saya memasuki salah satu gedung menuju ruangan pak dosen diantar salah satu penjaga. Ruangan-ruangan masih baru dan bercat putih. Ruang pak dosen berukuran 3 x 4 m, ada meja kerja dan seperangkat kursi tamu. Dan proposal saya terletak di meja kerjanya, yang segera saya ambil. Setelah mengucapkan terima kasih kepada pak penjaga, segera saya berlalu dari gedung dan kampus Tembalang.

Saya cuma mengambil kesimpulan ngawur dari perjalanan singkat ini. Pada umumnya “kesejahteraan” fakultas tergantung dari kepandaian masing-masing dalam mencari pendapatan. Fakultas yang populer dan digemari pasti lebih banyak mendapat pemasukan. Yang dimaksud populer disini adalah kepastian untuk mendapatkan lapangan pekerjaan lebih besar, dan banyak digunakan di aplikasi pekerjaan. Fakultas yang paling memenuhi kriteria, ya, Ekonomi atau Hukum. Lihat saja dengan mendirikan program Magister Manajemen plus Doktor jadwal akhir pekan, dapat menjadi dulang emas bagi fakultas. Contoh nyata fisik  pembangunan gedung kampus yang elegan tadi. Sedangkan fakultas dengan saripati ilmu pengetahuan yang spesifik, nampaknya jarang mendapat peminat. Ditambah dengan kewajiban praktikum yang menghabiskan biaya lebih besar, jelas pengeluaran lebih banyak daripada pemasukan. Yang telah mendirikan jurusan pasca sarjana pun tidak banyak pula pemasukan, karena SPP master atau doktor reguler tidak terlalu tinggi. Berbeda dengan magister atau doktor weekend.

Sebelum kesenjangan mulai terjadi, otoritas kampus perlu memberlakukan subsidi silang. Dari fakultas “berpunya” ke fakultas “kurang berpunya”. Tidak hanya SDM saja yang disekolahkan tinggi-tinggi atau tunjangan profesi yang ditambah, tetapi fasilitas gedung dan ruang praktikum serta peralatannya harus diperhatikan, termasuk pemeliharaannya. Jangan asal mendirikan gedung baru, tetapi luput pemeliharaan. Agak menyedihkan juga melihat gedung pertemuan dari jaman saya mahasiswa sampai sekarang nampak terbengkalai dengan cat kusam dan sarang laba-laba dimana-mana. Bila kampus bersih dan terjaga kerapiannya, semua akan bangga terhadap almamaternya. Termasuk saya🙂

About avieni

A Simple Lady with a simple attitude
This entry was posted in My World and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s