Perjalanan


Saya tidak punya banyak waktu melakukan perjalanan. Itulah kenapa setiap ada kesempatan itu, saya nikmati betul. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Saya dan rekan harus ke luar kota karena  masalah kedinasan menuntut pencapaian target (maklum akhir tahun..).

Ke Purwokerto.

Kami berangkat jam 6 dari Semarang. Cuaca cukup cerah. Berhenti sebentar di Temanggung untuk sarapan sop buntut. Hmm..sarapan yang berat, tapi nikmat. Siap untuk melewati hari yang panjang, sekitar 6 jam perjalanan.  Rute yang akan dilewati: Semarang-Ambarawa-Parakan-Temanggung-Wonosobo-Banjarnegara-Sokaraja-Purwokerto.

Setelah Temanggung, jalan mulai berliku menuju Wonosobo. Pemandangan indah mulai terhampar. Dimulai dari sawah dataran rendah, kemudian meningkat menjadi sawah sengkedan di lereng gunung. Gunung Sumbing mulai terlihat, ditambah pemandangan Gunung Sindoro. Karena matahari cerah bersinar, semua terlihat jelas. Di kaki gunung terlihat rumah-rumah pedesaan diantara kebun teh. Kabut masih meliputi puncak gunung.

Jadi ngelangut nih.  Pemandangan indah begini, siapa butuh pemandangan di luar negeri? Eksotis.Bagus kaaann.. Rasanya mata ini jadi ikut ijo. Serasa negeri diatas awan. Saya baru benar-benar sadar, betapa indahnya negeri ini. Biar orang lain mau ngomong apa, tapi kenyataannya seperti itu.

Sayang, kami tidak berhenti untuk mendokumentasikan pesona ini. Apalagi saya nekat ambil gambar dari mobil yang bergerak. hasilnya ya, gunungnya ikut bergerak alias tidak terlihat. Tapi lumayan sih, paling tidak hasilnya seperti yang di sebelah kanan ini.

 

Okey, honeymoon di Wonosobo sudah berakhir. Banjarnegara terlewat dengan pemandangan kuali dawet ayu. Menuju Sokaraja, mencari menu kuliner berikut: Soto Sokaraja. Langsung dari mbahnya, alias yang paling enak  di sebuah gang kecil Sokaraja. Kalau tidak salah jalan pemuda. Ternyata banyak mobil yang parkir di depan warung kecil tsb., dan pengunjung didalam lebih banyak lagi. Ibu warung mempersilahkan dengan logat ngapak-ngapak nya, khas karisidenan Banyumas. Untung kami kebagian tempat. Sudah diwanti-wanti oleh rekan saya, kalau mau nambah bilang saja. Porsinya kecil. Ternyata sarannya salah total, porsinya gede banget. Karena perut masih kenyang dengan sop buntut tadi akhirnya, kami hanya pesan setengah porsi. Dan memang rasanya..jozzz benaaarrr…

Okey, we must stop the joyful journey. Harus ada pekerjaan yang dilakukan. Tapi jelas kami sepakat entah nanti malam atau besok , harus ada kunjungan ke Medoan Purwokerto yang legendaris itu. Dan memang terlaksana, malam itu, didepan penggorengan yang panas. Nikmatnya tempe medoan dibalut tepung berbumbu yang gurih.

What a wonderful life !

Dan selesailah sudah perjalanan yang mengasikkan. Esok hari setelah menyelesaikan tugas ‘rahasia’ kami segera pulang ke Semarang. Membawa sejuta kenangan tentang Purwokerto dan kabupaten di sekitarnya. Semoga masih ada kunjungan berikutnya untuk follow up.

About avieni

A Simple Lady with a simple attitude
This entry was posted in My World. Bookmark the permalink.

2 Responses to Perjalanan

  1. ageng says:

    Wah seru ya! Makananya enak tuh haha *ngiler*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s