Fee Based Income atau Intermediasi?


Zaman sekarang, lumrah suatu perusahaan mendapatkan penghasilan dari usaha selain bisnis utamanya. Dalam hal ini, Bank selain sebagai lembaga intermediasi, juga berfungsi sebagai lembaga pendukung transaksi keuangan. Untuk menjalankan fungsinya ini, bank memungut biaya dari si pemilik transaksi. Inilah yang biasa disebut Fee Based Income (FBI), atau pendapatan bank dari transaksi keuangan nasabah atau debiturnya.

Contoh paling nyata adalah BCA. Bank swasta nasional ini sejak awal telah mengunggulkan program IT sebagai sumber FBI. Dengan jaringan ATM yang tersebar dimana-mana, transaksi keuangan masyarakat pun dapat terlayani maksimal, 24 jam sehari, 7 hari seminggu (termasuk pelayanan setoran tunai). Mempelopori konsep Internet Banking (transaksi keuangan melalui internet), BCA menjadi bank yang membuat FBI sebagai penghasilan utama.

Konsep FBI diramalkan akan menjadi lahan bisnis utama bagi bank, menggeser konsep intermediasi. Jadi, bank tidak akan berfungsi sebagai penyalur dana kredit, tetapi sebagai pendukung transaksi keuangan saja. Hal ini mungkin terjadi karena di masa depan, masyarakat bisnis dinilai cukup mapan untuk mendanai usahanya sendiri, dan tidak perlu pembiayaan bank.Pengusaha telah sangat maju, dan hanya membutuhkan fasilitas dari bank untuk mendukung transaksi keuangannya.

Sebenarnya FBI tidak murni terlepas dari fungsi intermediasi berupa kredit. Contohnya adalah Garansi Bank. Ini adalah bentuk fasilitas kredit bank kepada kontraktor, sebagai jaminan kepada si empunya proyek (bowheer) bahwa kontraktor tidak akan wan prestasi dalam menjalani kontraknya. Bila kontraktor, misalkan, tidak dapat menetapi jadwal waktu menyelesaikan proyek, bank sebagai penjamin akan membayar sejumlah ganti rugi yang telah disepakati.

Bentuk-bentuk Garansi Bank, sbb:

  1. Garansi Bank Penawaran, yaitu jaminan dari bank bahwa kontraktor akan menjalankan proyek bila telah memenangkan tender dari bowheer
  2. Garansi Bank Uang Muka, jaminan dari bank bahwa kontraktor akan menjalankan proyek setelah menerima sejumlah uang muka dari bowheer
  3. Garansi Bank Pelaksanaan, jaminan bank bahwa kontraktor menjalankan proyek sesuai tenggat waktu
  4. Garansi Bank Pemeliharaan, jaminan bank bahwa setelah proyek selesai, kontraktor akan melakukan pemeliharaan proyek sampai dengan serah terima kepada pemilik proyek.

Bentuk FBI lain beraneka ragam, antara lain: Letter of Credit (L/C), yaitu bentuk jaminan bank bila terjadi gagal bayar importir atau eksportir; pelayanan transaksi keuangan kepada perusahaan yaitu pembayaran gaji (payroll), pengiriman uang (remittance), dll.

Bila ingin lebih jelas tentang FBI berupa Garansi bank dapat diklik website BI sbb:

http://www.bi.go.id/web/id/Tentang+BI/Edukasi/Perbankan/perbankan24.htm

About avieni

A Simple Lady with a simple attitude
This entry was posted in All about Bank. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s