Hypnotic Writing


Kemarin saya ke toko buku sekedar untuk refreshing. Sederetan buku cukup menarik perhatian. Tapi ada satu yang aneh dan baru. Judulnya Hypnotic Writing. Pengarangnya Joe Vitale dan yang jelas buku ini terjemahan.

Buku Hypnotic Writing

Buku Hypnotic Writing

Sampul mukanya hijau batik, dengan judul besar di tengahnya. Tapi yang agak mencurigakan adalah tambahan kata-kata yang intinya adalah bagaimana anda menarik perhatian pelanggan anda dengan kata-kata yang meyakinkan. Lho, apa urusannya kata-kata dengan tulisan? Bukankah verbal versus visual itu berbeda?

Penasaran, saya baca sekilas buku ini. Ternyata judul dengan isi memang tidak jauh urusan. Cuma masalah menterjemahkan saja.  Si pengarang ingin menvisualkan kata-kata verbal melalui tulisan. Jadi sebenarnya si pelanggan adalah pembaca dari kata-kata penjual dalam bentuk tulisan melalui blog, email, proposal, dan iklan. Intinya, pengarang mengajak para penulis untuk menghipnotis pembaca melalui tulisan yang sederhana, mudah dipahami, dan mengalir.

Menurut buku ini, menulis adalah menterjemahkan sesuatu ke dalam bahasa sederhana yang dipahami orang awam. Singkat kata, beberapa poin yang harus diperhatikan dalam menulis:

  • Tulisan harus seringkas mungkin. Bila perlu kata keenam dalam suatu kalimat dihilangkan.
  • Mengikat pembaca. Dengan kata lain, mengikutsertakan pembaca dalam tulisan tersebut. Memancing emosi, dan menokohkan pembaca dalam tulisan.
  • Deskriptif. Mengajak pembaca membayangkan peristiwa yang terjadi.
  • Tulisan ditujukan kepada satu orang. Sehingga hubungan personal dapat terjalin. Dapat dimengerti bahwa buku ini nanti akan dibaca oleh satu orang pembaca, dan bukan beramai-ramai.
  • Tulis apa saja, dan jangan terlalu sering mengedit.

Secara ringkas buku ini cukup menarik bagi penulis, terutama memotivasi penulis pemula seperti saya😉. Tulisan yang baik memang seharusnya bermanfaat bagi pembacanya. Dapat berupa ilmu pengetahuan, informasi, atau motivasi. Buku yang bersifat hiburan atau pelepas penat pun harus menyisipkan informasi yang berguna. Sehingga ada nilai tambah setelah membaca.

Beberapa buku novel klasik yang bersifat menghibur tetapi memberikan pengetahuan sejarah adalah Oliver Twist oleh Charles Dickens. Bercerita tentang kondisi Inggris pada jaman revolusi industri dan ketertindasan anak jalanan karena revolusi tersebut. Novel lain Gone with the Wind. Wuih, saya terpesona betul dengan kata-katanya. Bercerita tentang romansa percintaan pada masa perang saudara Amerika, utara versus selatan. Dengan membaca novel ini saya jadi tahu Abraham Lincoln, presiden Amerika saat itu, memusuhi perbudakan (maklum waktu pelajaran sejarah SMP saya suka bolos..hehe..).

Mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda, pembaca blog tercinta.

Sudahkan anda terhipnotis dengan tulisan saya? Bim..salabim..

About avieni

A Simple Lady with a simple attitude
This entry was posted in My World. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s